Postingan

yudiachmadriski

Saat pertama saya masuk di organisasi kampus, saya diberikan materi keorganisaian. Kata mereka, “Dengan berorganisasi kita secara tersendiri akan terdidik untuk berani bicara di depan.”. Memang tak salah. Karena di organisasi kemahasiswaan adalah tempat kita belajar menjadi pemimpin. Untuk menjadi pemimpin tentu kita harus pandai bicara, atau setidaknya berani bicara. Nah, saat ini saya berpikir. Ada satu pelajaran lain yang lupa ditanamkan saat saya di organsiasi tersebut. Yaitu, belajar mendengar. Ternyata dalam kehidupan sehari-hari kita sangat sukar  memposisikan diri sebagai pendengar. Ada kalanya, ketika kita berada dalam satu kelompok, di mana teman-teman kita bicara tak habis-habisnya. Kita di situ seolah diajak hanya untuk menjadi pendengar budiman. Meski tidak ngamuk, dalam hati sedikit banyak kita akan jenuh juga. Namun bukan itu yang saya maksud belajar mendengar. Mendengar di sini adalah menjadi tong sampah bagi orang lain. Tong sampah? Iya tong sampah. Coba a...

Mudahnya Masuk Organisasi Kampus

Dunia kampus saat ini tak hanya dijadikan sebagai tempat untuk melanjutkan tingkat pendidikan saja. Kampus juga di jadikan sebagai tempat untuk melatih kemampuan diri dalam berorganisasi. Kegiatan dalam organisasi bahkan sering dianggap sebagai penyebab utama mengapa mahasiswa tersebut butuh waktu lama untuk mendapatkan status sarjana. Belajar berorganisasi tidak dimulai di bangku kuliah. Sejak SMP kita sudah mengenal sebuah organisasi yang bernama Organisasi Siswa Intra Sekolah atau OSIS, yang bertugas untuk mengatur segala program kerja yang telah direncanakan sebelumnya. Begitu juga saat SMA, OSIS tetap ada sebagai sarana para murid untuk berlatih berorganisasi. Untuk bisa menjadi suatu anggota organisasi ketika saya SMP maupun SMA, membutuhkan tes terlebih dahulu untuk menguji kelayakan seorang calon anggota, malah ketika SMP tes yang diajukan berupa tes tertulis tentang pengetahuan umum. Bahkan saya harus menghafalkan susunan kabinet saat itu. Selain tes tertulis, prasyarat ni...

ANGGARAN RUMAH TANGGA ORGANISASI KEMAMORA

ANGGARAN RUMAH TANGGA ORGANISASI KEMAMORA Bab I Keanggotaan Pasal 1 1. Keanggotaan bersifat suka rela dan terbuka 2. Cara mendaftarkan diri sebagai anggota biasa organisasi ditempuh melalui: a. Cara aktif, yaitu orang yang ingin menjadi anggota datang mendaftar kepada pengurus. b. Cara pasif, yaitu didatangi dan didaftarkan oleh pengurus setelah menerima usulan. Bab II Ba dan Pengurus Pasal 2 1. Pengurus Harian terdiri atas : ketua, sekretaris, bendahara serta Ba dan pembantu. 2. Ba dan Pembantu dibentuk dan diangkat oleh pengurus terpilih berdasarkan kebutuhan. 3. Ketua, sekretaris dan bendahara tidak dipilih kembali untuk masa kerja berikutnya. 4. Ba dan pembantu tidak dapat diangkat kembali untuk jabatan yang sama. 5. Pengurus harian mengadakan rapat pengurus sekurang-kurangnya sekali dalam 2 (dua) bulan. 6. Setelah terpilih Pengurus Harian yang baru, bersama-sama dengan Dewan Pembina menyusun program kerja. BAB III Tugas dan Tanggung Jawab pengurus harian Pasal 3 1. Memi...

Rumah Tangga Bagaikan Organisasi

DUNIAKU DALAM UNTAIAN KATA                     Rumah Tangga Bagaikan Organisasi Rumah tangga adalah salah satu lembaga dimana laki-laki dan perempuan bertemu, untuk melakukan aktivitas bersama. Lembaga ini adalah perwuju dan hak dan kewajiban seseorang. Artinya, kita berhak untuk berumah tangga, karena di sanalah kita akan memperoleh kebahagiaan kita. Tapi, kita juga berkewajiban untuk berumah tangga, karena di dalamnya terdapat visi dan misi mulia yang diberikan Allah kepada kita untuk melestarikan kehidupan manusia di muka Bumi Siapa saja yang bisa menyelami makna berumah tangga ini dengan pas, mereka bakal menemukan kebahagiaan yang luar biasa di dalamnya. Sehingga Rasulullah saw pernah mengatakan: baiti jannati - rumahku adalah surgaku. Sayangnya, banyak di antara kita justru merasakan: baiti naari - rumahku adalah nerakaku. Bagaimanakah yang seharusnya kita lakukan dalam berumah tangga, sehingga kita bisa me...

Anggaran Rumah Tangga

ANGGARAN RUMAH TANGGA DEWAN NASIONAL INDONESIA UNTUK KESEJAHTERAAN SOSIAL BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial yang dimaksud dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) ini adalah Organisasi yang ditetapkan dalam Bab I Anggaran Dasar DNIKS. DNIKS dimaksud merupakan penyempumaan dari organisasi yang didirikan berdasarkan Piagam Pendirian Komite Nasional untuk Kesejahteraan Sosial dan Penyempumaan melalui Keputusan Musyawarah Nasional DNIKS (Piagam Pendirian terlampir pada Lampiran 1). Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial untuk selanjutnya disingkat DNIKS dan Badan Perwakilan Anggota DNIKS disingkat BPA DNIKS. BAB II KEANGGOTAAN Pasal 2 JENIS ANGGOTA Anggota Biasa adalah Anggota seperti tercantum pada Anggaran Dasar Pasal 12. Anggota Luar Biasa adalah Anggota seperti tercantum pada Anggaran Dasar Pasal 13. Pasal 3 PENERIMAAN ANGGOTA Untuk dapat menjadi Anggota harus memenuhi persyaratan sebagai beriku...

PERANAN ORGANISASI INTERNASIONAL ( ASEAN, AA, PBB )

PERANAN ORGANISASI INTERNASIONAL ( ASEAN, AA, PBB ) 04:35 Diposkan oleh Gen-Sinfony 1. ORGANISASI INTERNASIONAL Organisasi Internasional atau yang disebut “multilateralisme” adalah suatu istilah hubunagn Internasional yang menunjukkan kerja sama antarbeberapa negara. Pedukung utama multilateralisme secara tradisional adalah negara-negara berkekuatan menengah. Negara-negara besar sering bertindak secara unilateral (sepihak), sedangkan negara kecil hanya memiliki sedikit kekuatan langsung terhadap urusan internasional. Dalam filosofi politis, lawan dari multilateralisme adalah unilateralisme. 2. ORGANISASI INTERNASIONAL ASEAN (ASSOCIATION OF SOUTHEAST ASIAN NATIONS) a. Sejarah singkat ASEAN adalah singkatan dari “ASSOCIATION OF SOUTHEAST ASIAN NATIONS” atau Persatuan Negara-negara Asia Tenggara. ASEAN didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok. ASEAN didirikan oleh lima negara pemrakarsa melalui Deklarasi Bangkok. Menteri luar negeri penand...

Pengertian dan Definisi Organisasi Menurut Para Ahli

  Secara sederhana, organisasi bisa diartikan sebagai suatu alat atau wadah kerjasama untuk mencapai tujuan bersama dengan pola tertentu  yang perwujudannya memiliki kekayaan baik fisik maupun non fisik. Sehingga bisa dimungkinkan terjadinya suatu konflik dalam sebuah organisasi yang dikarenakan oleh adanya ketidakselarasan tujuan, perbedaan interpretasi fakta, ketidaksepahaman yang disebabkan oleh ekspektasi perilaku dan sebagainya. Berikut ini adalah pengertian dan definisi organisasi menurut beberapa ahli : # ROSENZWEIG Organisasi dapat dipandang sebagai : Sistem sosial, yaitu orang-orang dalam kelompok Integrasi atau kesatuan dari aktivitas-aktivitas orang-orang yang bekerja sama Orang-orang yang berorientasi atau berpedoman pada tujuan bersama # MATTHIAS AROEF Suatu organisasi terjadi apabila sekelompok orang bekerja bersama sama untuk mencapai tujuannya # PFIFFNER dan SHERWOOD Organisasi sebagai suatu pola dari cara-cara dalam ma...